Jakarta – Hubungan antara orang tua dan anak tetap perlu dijaga meskipun anak sudah beranjak dewasa dan mulai hidup mandiri. Psikolog klinis asal Amerika Serikat, Stacey R. Pinatelli, menjelaskan bahwa keterikatan awal dengan orang tua berperan penting dalam membentuk kualitas hubungan orang tua dan anak dewasa.
Pinatelli mengatakan, “Keterikatan awal dengan orang tua memainkan peran penting dalam membentuk kualitas hubungan orang tua-anak dewasa.” Kalimat dukungan dari orang tua dapat memberikan rasa aman yang besar bagi anak, bahkan saat mereka sudah dewasa.
Ada beberapa kalimat sederhana yang bisa menjadi penguat hati anak di usia berapa pun, seperti yang dikutip dari Your Tango:
Pertama, ungkapan “Bunda bangga padamu” sangat berarti bagi anak. Psikolog keluarga Jeffrey Bernstein menegaskan, “Pengasuhan tidak berhenti ketika anak-anak tumbuh dewasa.” Oleh karena itu, menyampaikan rasa bangga tidak perlu ditahan agar anak terus percaya diri.
Kedua, kalimat “Kamu tidak perlu mengetahui segalanya secara pasti” dapat menenangkan anak yang merasa tertekan untuk selalu mencapai target hidup. Memberi ruang bagi anak menjalani hidup dengan caranya sendiri adalah bentuk dukungan yang berarti.
Ketiga, “Bunda percaya apa pun keputusan yang kamu buat” membantu anak yang terbiasa hidup dengan aturan merasa tenang dan tidak sendirian dalam menghadapi pilihan hidup. Survei Nasional Kesehatan Anak Rumah Sakit Anak CS Mott menunjukkan dorongan kemandirian dari orang tua meningkatkan kepercayaan diri dan kesejahteraan mental anak.
Keempat, ucapan “Rumah selalu terbuka untuk kamu” memberikan rasa aman bagi anak yang menghadapi masa sulit, sehingga mereka merasa masih memiliki tempat untuk pulang.
Kelima, “Bunda selalu ada buat kamu, kapan pun dibutuhkan” menenangkan anak yang sering menyimpan masalah sendiri. Bernstein menambahkan, “Anak-anak yang merasa dihargai lebih cenderung mengembangkan rasa percaya diri yang sehat dan lebih siap untuk membangun hubungan positif dengan orang lain.”
Keenam, kalimat apresiasi seperti “Kamu sudah melakukannya dengan baik” memberikan semangat dan rasa dihargai saat anak belajar mandiri.
Ketujuh, mengakui kesalahan dengan mengatakan “Kamu benar, Bunda sangat menyesal” penting untuk menjaga hubungan yang sehat. Psikolog Jack Stoltzfus menyatakan, “Permintaan maaf adalah hadiah yang dapat kita bagikan dengan anak-anak kita.”
Kedelapan, memberi waktu dengan kalimat “Luangkan waktu sebanyak yang kamu butuhkan” membantu anak yang sedang menghadapi masalah untuk menenangkan diri dan merasa dihargai.
Kesembilan, “Bunda sayang kamu apa adanya” menegaskan bahwa orang tua menerima anak tanpa syarat meskipun banyak perubahan terjadi.
Kesepuluh, “Kamu tidak harus selalu menjelaskan semuanya kepada Bunda” memberi ruang bagi anak untuk mengambil keputusan sendiri dan merasa bebas menjalani hidupnya.
Kesebelas, “Bunda akan selalu ada dan mendukungmu” memberikan kepastian dan ketenangan bagi anak, terutama saat menghadapi masalah.
Dengan menyampaikan kalimat-kalimat sederhana tersebut, orang tua dapat memberikan pelukan hangat secara emosional kepada anak, memperkuat ikatan dan mendukung kesejahteraan mental mereka sepanjang hidup.















