Jakarta – Banyak cara yang bisa ditempuh seseorang untuk mencapai kekayaan. Jalan menuju kondisi finansial mapan pun tidak selalu sama bagi setiap orang.
Tom Corley dalam bukunya Rich Habits: The Daily Success Habits of Wealthy Individuals mengulas pola hidup dan kebiasaan yang dimiliki orang-orang kaya. Ia melakukan penelitian selama lima tahun dengan mewawancarai 233 individu kaya yang memiliki pendapatan kotor minimal US$160.000 per tahun dan kekayaan bersih mencapai US$3,2 juta.
Hasil penelitian Corley menunjukkan ada empat jalan yang ditempuh para miliuner untuk menjadi kaya raya.
Pertama, menabung lewat investasi. Kurang dari 22% peserta studi menempuh cara ini. Mereka biasanya berasal dari kelompok berpendapatan kelas menengah, hidup hemat, menabung 20% atau lebih dari pendapatan, dan rajin berinvestasi sejak muda. Kelompok ini rata-rata memiliki kekayaan US$3,3 juta di usia 50-an tahun.
Kedua, menguasai keahlian tertentu. Sekitar 19% responden menjadi kaya karena mereka adalah spesialis atau ahli di bidang tertentu, seperti kesehatan, hukum, atau pemilik perusahaan kecil dengan keuntungan besar. Mereka menghabiskan sekitar 20 tahun untuk mencapai kekayaan rata-rata US$4 juta. Corley menyebutkan bahwa cara ini membutuhkan komitmen belajar dan latihan yang intensif.
Ketiga, panjat karir. Sebanyak 31% orang kaya memilih jalur ini dengan memanjat jenjang karir hingga posisi senior eksekutif. Mereka membutuhkan rata-rata 22 tahun untuk memiliki kekayaan bersih US$3,4 juta atau lebih. Kekayaan biasanya berasal dari saham kompensasi atau profit mitra. Corley menyatakan bahwa cara ini adalah yang tersulit kedua karena memerlukan perjuangan besar dan pengorbanan waktu, termasuk mengorbankan hari libur.
Keempat, tekun mengejar impian. Sekitar 28% peserta penelitian adalah pemimpi yang mampu mengumpulkan kekayaan bersih hingga US$7,4 juta selama 12 tahun. Mereka bekerja lebih dari 61 jam seminggu dan tahan tekanan finansial, dengan sedikit waktu untuk akhir pekan atau liburan. Corley menegaskan bahwa cara ini membutuhkan tekad dan konsistensi kuat, serta tidak cocok bagi yang menghindari risiko.
Dengan demikian, menurut studi Tom Corley, ada berbagai cara yang bisa ditempuh untuk membangun kekayaan, tergantung pada karakter dan komitmen masing-masing individu.















