Jakarta – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga, menegaskan bahwa peringatan Hari Anak Nasional 2020 bukan hanya sekadar seremonial. Menurutnya, peringatan ini diikuti dengan berbagai kegiatan yang bersifat konkret.
“Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bersama panitia mengadakan berbagai kegiatan seperti webinar dan pemenuhan kebutuhan spesifik anak,” ujar Bintang dalam jumpa pers virtual di Jakarta, Rabu (23/7/20).
Bintang menjelaskan, sejumlah seminar daring bertema pengasuhan anak juga melibatkan para pegiat Forum Anak dari seluruh Indonesia. Sementara itu, pemenuhan kebutuhan spesifik anak dilakukan sebagai bentuk bantuan bagi anak-anak yang terdampak pandemi Covid-19.
Selain itu, Bintang menyampaikan bahwa pemenuhan kebutuhan spesifik anak didukung oleh dunia usaha, relawan, serta menggunakan 70 persen dana dekonsentrasi Kementerian melalui dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di daerah. Kegiatan ini dilakukan secara serentak pada 11 Juli 2020.
Ia juga memberikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam seminar daring dan pemenuhan kebutuhan spesifik anak. “Tidak hanya mendapatkan bantuan dari dunia usaha, penyaluran pemenuhan kebutuhan spesifik anak juga dibantu oleh para mitra Kementerian. Hal ini merupakan hasil kerja sama yang luar biasa,” kata Bintang.
Mengenai acara puncak Peringatan Hari Anak Nasional 2020 yang digelar pada Kamis (23/7), Bintang menyampaikan bahwa acara tersebut dilakukan secara virtual dan diikuti oleh para pegiat Forum Anak serta anak-anak dari seluruh Indonesia. Ia berharap acara ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendidikan selama anak-anak beraktivitas di rumah.















