Jakarta, CNBC Indonesia – Kata-kata sering kali terdengar sederhana dan penuh perhatian. Namun, di tangan orang yang salah, bahasa bisa berubah menjadi senjata untuk mengendalikan orang lain.

Ahli komunikasi dan bahasa, Kathy dan Ross Petras, mengingatkan bahwa manipulator sering menggunakan kalimat yang tampak “baik” untuk memengaruhi pola pikir dan perasaan seseorang, baik dalam lingkup hubungan pribadi maupun profesional.

Memahami pola ini adalah kunci agar Anda tidak terjebak dalam permainan psikologis mereka. Berikut adalah beberapa kalimat yang perlu diwaspadai:

1. “Saya minta maaf kamu merasa kesal”
Kalimat ini sering disalahartikan sebagai permintaan maaf, padahal bukan. Biasanya, ucapan ini diikuti dengan pembenaran atau kritik balik. Ini adalah bentuk meremehkan perasaan sekaligus gaslighting, yang membuat korban merasa emosinya tidak valid.

2. “Kita baru kenal sebentar, tapi ini terasa nyata”
Ucapan ini kerap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *