Nabire, CNBC Indonesia – Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS), di Nabire, Provinsi Papua Tengah, segera menempati hunian baru yang disiapkan pemerintah. Fasilitas tersebut berupa rumah susun (rusun) tiga lantai bergaya apartemen low-rise yang saat ini telah memasuki tahap pemeliharaan.
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau langsung progres pembangunan rusun tersebut pada Senin (20/4/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kualitas infrastruktur hunian bagi para abdi negara di wilayah timur Indonesia tersebut memenuhi standar yang ditetapkan.
Rusun ini terdiri dari dua tower, di mana masing-masing tower memiliki 44 unit tipe 36. Setiap unit dirancang dengan fasilitas lengkap, meliputi dua kamar tidur, ruang tamu, ruang makan, dapur, kamar mandi, hingga area cuci.
Demi kenyamanan penghuni, setiap unit telah dilengkapi dengan furnitur full furnish sehingga siap untuk langsung ditempati. Perabotan yang tersedia mulai dari tempat tidur berukuran 160 cm, tempat tidur susun untuk kamar kedua, lemari dua pintu dan satu pintu, hingga meja makan, meja tamu, sofa, dan satu set kursi. Selain itu, unit di lantai satu dirancang khusus dengan prioritas bagi penyandang disabilitas guna menjamin aksesibilitas dan kemudahan mobilitas.
Dalam kesempatan tersebut, Wapres memberikan instruksi tegas kepada Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, untuk tidak ragu menolak hasil pekerjaan jika masih ditemukan cacat desain.
“Pak, nanti kalau masih ada defect design-nya jangan diterima ya. Ini profesional, jangan diterima [kalau ada cacat desain],” tegas Wapres.
Ia menekankan bahwa setiap tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan, harus memenuhi standar kualitas yang ketat. Menurut Wapres, ketelitian dalam memastikan kualitas desain dan konstruksi adalah kunci agar bangunan dapat dimanfaatkan secara optimal, aman, dan berkelanjutan bagi para ASN.
Kehadiran rusun ini diharapkan mampu mendukung operasional pusat-pusat pemerintahan baru di daerah. Rencananya











