Jakarta, CNBC Indonesia – Sebuah penelitian terbaru yang dirilis pada Maret 2026 mematahkan mitos lama mengenai kesuburan pria. Selama ini, banyak yang percaya bahwa menahan ejakulasi dalam waktu lama akan menghasilkan sperma yang lebih baik. Namun, studi terbaru justru menunjukkan hal sebaliknya: sering ejakulasi justru dapat meningkatkan kualitas sperma.

Temuan ini didapat setelah tim peneliti dari Departemen Biologi Universitas Oxford melakukan meta-analisis terhadap 115 studi yang melibatkan hampir 55.000 pria.

Hasil penelitian mengungkapkan bahwa sperma yang terlalu lama tersimpan di dalam tubuh justru berisiko mengalami penurunan kualitas. Seiring berjalannya waktu, sperma dapat mengalami kerusakan DNA, penurunan kemampuan bergerak (motilitas), hingga berkurangnya tingkat kelangsungan hidup.

Sebaliknya, ejakulasi yang dilakukan secara rutin membantu proses “peremajaan” dengan mengganti sperma lama dengan yang lebih baru dan segar. Meskipun dalam beberapa kasus jumlah sperma per ejakulasi bisa sedikit lebih rendah, kualitas keseluruhan sperma justru meningkat.

Para peneliti mencatat bahwa perbedaan waktu ejakulasi dalam hitungan hari memiliki dampak signifikan. Bahkan, ejakulasi dalam waktu yang relatif dekat-misalnya dalam 48 jam sebelum upaya pembuahan-disebut berpotensi meningkatkan peluang keberhasilan, termasuk dalam prosedur bayi tabung (IVF).

Tentu saja, terdapat trade-off atau pertukaran antara jumlah dan kualitas sperma. Menahan ejakulasi lebih lama memang dapat meningkatkan jumlah sperma, namun kualitasnya cenderung menurun. Sebaliknya, ejakulasi yang lebih sering menghasilkan sperma dengan kualitas lebih baik, meski jumlahnya lebih sedikit.

Temuan ini menegaskan bahwa dalam konteks kesuburan, kualitas sperma memiliki peran yang tidak kalah penting, bahkan sering kali lebih krusial, dibandingkan jumlahnya.

Dengan demikian, bagi pasangan yang sedang merencanakan kehamilan, menjaga frekuensi ejakulasi yang teratur dapat menjadi salah satu faktor penting yang patut dipertimbangkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *