Jakarta – Platform tur jalan kaki internasional, GuruWalk, merilis daftar “Best 100 Walking Cities 2026” yang menampilkan kota-kota paling ramah pejalan kaki di dunia. Laporan ini disusun berdasarkan lebih dari 467 ribu ulasan wisatawan terverifikasi dari sekitar 3.600 tur di lebih dari 800 kota di seluruh dunia. Penilaian menggabungkan volume wisatawan sebesar 65 persen dan tingkat kepuasan pengunjung sebesar 35 persen.
GuruWalk menempatkan Roma, Italia, sebagai kota paling ramah pejalan kaki di dunia untuk tahun 2026. Kota ini dikenal dengan sejarah hampir 2.800 tahun yang terbentang di sepanjang jalan berbatu dan lorong-lorong kuno. Pengunjung dapat menemukan berbagai situs bersejarah seperti Colosseum, Pantheon, dan Kota Vatikan hanya dengan berjalan kaki. Para editor laporan menyatakan, “Setiap langkah membawa Anda melewati kerajaan, paus, dan zaman Renaisans.”
Roma juga mengalami tahun yang sangat baik pada 2026 dengan berbagai acara, atraksi, dan hotel baru yang menarik wisatawan, termasuk Anantara Palazzo Naiadi, sebuah istana marmer yang diubah menjadi hotel mewah di Piazza della Repubblica, yang baru-baru ini menjadi tuan rumah Anantara Concorso Roma, sebuah acara otomotif kelas dunia.
Kota-kota di Eropa mendominasi daftar teratas berkat kawasan bersejarah yang mudah dijelajahi dengan berjalan kaki, transportasi publik yang terintegrasi, serta lingkungan kota yang nyaman bagi wisatawan dan warga lokal. Semua 10 posisi teratas ditempati oleh kota-kota Eropa.
Spanyol menjadi negara dengan perwakilan terbanyak, yakni 18 kota dalam 100 besar, termasuk Madrid di posisi kedua dan Barcelona di posisi kedelapan. Prancis juga memiliki tujuh kota dalam daftar, seperti Paris di posisi ke-11. Italia memiliki lima kota dalam 100 besar, dengan Roma di posisi pertama, Florence di posisi ke-15, Naples di posisi ke-40, dan Milan di posisi ke-51. Namun, Venesia mengalami penurunan terbesar, turun ke posisi ke-91 karena kekhawatiran pariwisata berlebihan.
Laporan ini juga menunjukkan pergeseran pola perjalanan global. Asia menjadi wilayah dengan pertumbuhan tercepat, dengan Tokyo naik 16 peringkat ke posisi ke-20. Kota-kota Asia lain yang berperingkat tinggi adalah Kyoto (No. 35), Hanoi (No. 37), dan Ho Chi Minh City (No. 38). Amerika Latin juga mengalami peningkatan, dipimpin oleh Santiago, Chili, yang naik 23 peringkat ke posisi ke-25.
Sementara itu, New York City menjadi destinasi Amerika Serikat dengan peringkat tertinggi, naik dari posisi ke-53 pada 2024 menjadi posisi ke-23 pada 2026. Namun, tidak ada kota AS lain yang masuk dalam 100 besar.
Berikut daftar 30 kota paling ramah pejalan kaki di dunia versi GuruWalk 2026:
- Roma, Italia
- Madrid, Spanyol
- Budapest, Hongaria
- Praha, Republik Ceko
- Lisbon, Portugal
- Amsterdam, Belanda
- Porto, Portugal
- Barcelona, Spanyol
- London, Britania Raya
- Berlin, Jerman
- Paris, Prancis
- Seville, Spanyol
- Istanbul, Turki
- Krakow, Polandia
- Florence, Italia
- Wina, Austria
- Toledo, Spanyol
- Dublin, Irlandia
- Dubrovnik, Kroasia
- Tokyo, Jepang
- Split, Kroasia
- Santiago de Compostela, Spanyol
- New York City, Amerika Serikat
- Bucharest, Romania
- Santiago, Chili
- Malaga, Spanyol
- Granada, Spanyol
- Brussels, Belgia
- Bruges, Belgia
- Ljubljana, Slovenia















