Jakarta – Wilayah Indonesia yang membentang dari Sabang hingga Merauke terdiri dari sekitar 17 ribu pulau. Namun, dalam perjalanan sejarah, sejumlah wilayah yang pernah menjadi bagian Indonesia kini telah berdiri sebagai negara merdeka.
Sebagian wilayah tersebut dulunya merupakan bagian dari kekuasaan kerajaan-kerajaan besar di Nusantara, sementara lainnya sempat tergabung dalam administrasi kolonial Hindia Belanda sebelum akhirnya berpisah dan membentuk negara sendiri.
Singapura, yang dulu dikenal dengan nama Temasek, Tumasik, atau Kota Laut, memiliki posisi strategis sebagai pusat perdagangan. Beberapa kerajaan yang pernah menguasainya antara lain Sriwijaya hingga akhir abad ke-13 M, Majapahit hingga abad ke-14 M, Ayutthaya-Thailand pada abad ke-15 M, dan Kesultanan Malaka hingga pendudukan Portugis pada 1511 M.
Malaysia juga pernah dikuasai oleh Sriwijaya, kerajaan maritim terbesar dalam sejarah Indonesia, pada masa kekuasaan Raja Balaputradewa. Sriwijaya dikenal sebagai pusat perdagangan dan penyebaran agama yang berpengaruh di dunia, sehingga kerap disebut Nusantara di masa lalu.
Filipina pernah menjadi bagian dari Indonesia pada masa Kerajaan Majapahit. Sejumlah ahli sejarah meyakini penaklukan Filipina terjadi pada masa Raja Hayam Wuruk, ketika Majapahit menguasai wilayah Nusantara, Semenanjung Malaya, hingga Filipina.
Kamboja juga pernah berada di bawah pengaruh Sriwijaya. Catatan kekuasaan Sriwijaya di Kamboja diperoleh dari seorang pendeta bernama I Tzing yang sempat singgah di kerajaan tersebut. Wilayah kekuasaan yang luas memudahkan Sriwijaya menjual hasil alam dan sumber ekonomi seperti kapur barus, kayu gaharu, cengkih, kayu cendana, pala, dan kapulaga.
Timor Leste, yang dulu dikenal sebagai Timor Timur, memiliki sejarah panjang dengan Indonesia. Setelah dijajah Portugal pada abad ke-16 dan dikenal sebagai Timor Portugis hingga 28 November 1975, Indonesia melakukan invasi sembilan hari kemudian dan menyatakan Timor Timur sebagai provinsi ke-27 pada tahun berikutnya. Namun, pada 1999, Presiden BJ Habibie menggelar referendum yang dimenangkan oleh kelompok pro kemerdekaan, sehingga Timor Timur melepaskan diri dan menjadi negara merdeka dengan nama Timor Leste.
Brunei Darussalam juga pernah dikuasai oleh kerajaan Sriwijaya. Beberapa pemukiman di Teluk Brunei disebut sebagai Vijayanegara. Brunei tercantum dalam kitab Negarakretagama yang ditulis kerajaan Majapahit pada 1365, dengan wilayah yang disebut Buruneng dikuasai Majapahit setelah Patih Gadjah Mada melaksanakan Sumpah Palapa.















