Jakarta – Menjelang persalinan, suami memiliki peran penting untuk menenangkan dan mendampingi istri. Selain memberikan dukungan fisik dan emosional, suami juga dapat membacakan doa-doa yang diajarkan dalam Islam agar proses melahirkan berjalan lancar, ibu dan bayi diberi keselamatan, serta hati menjadi lebih tenang.
Dalam ajaran Islam, tidak ada doa khusus yang secara spesifik dicontohkan Rasulullah SAW untuk persalinan. Namun, terdapat sejumlah doa perlindungan, doa memohon kemudahan, dan dzikir yang sesuai sunnah dan dapat diamalkan saat istri hendak melahirkan.
Salah satu doa yang dianjurkan adalah membaca Ayat Kursi dari Surat Al Baqarah ayat 255. Ayat ini dikenal sebagai ayat perlindungan dan sering dibaca untuk memohon penjagaan serta ketenangan kepada Allah SWT. Suami dapat membacakan Ayat Kursi saat mendampingi istri menjelang atau selama persalinan sebagai bentuk doa perlindungan dan tawakal.
Selain itu, Surat Al A’raf ayat 54 juga dianjurkan dibaca. Ayat ini mengingatkan bahwa Allah SWT adalah pengatur seluruh alam dan Maha Kuasa atas segala urusan, termasuk proses persalinan. Membacanya dapat menjadi bentuk tawakal dan pengharapan agar persalinan diberi kemudahan dan keselamatan.
Surat Al Falaq dan Surat An Nas juga termasuk surat perlindungan yang dianjurkan dalam sunnah Rasulullah SAW. Surat Al Falaq dibaca untuk memohon perlindungan dari segala keburukan, rasa takut, dan gangguan, sedangkan Surat An Nas dipanjatkan untuk memohon perlindungan dari bisikan setan dan gangguan buruk. Suami dapat membacakan kedua surat ini saat mendampingi istri agar hati lebih tenang dan proses persalinan diberikan kemudahan.
Doa Kurob yang diajarkan Rasulullah SAW ketika menghadapi kesulitan juga dapat diamalkan suami saat mendampingi istri menjelang maupun selama persalinan. Doa ini memohon ketenangan dan kemudahan dari Allah SWT.
Menjelang proses melahirkan, ibu dan suami dianjurkan memperbanyak doa serta dzikir agar hati lebih tenang dan persalinan diberikan kemudahan. Salah satu doa yang sering diamalkan adalah “Rabbi yassir wa laa tu’assir, rabbi tammim bil khair” yang artinya memohon agar Allah memudahkan dan tidak mempersulit proses persalinan.
Kisah Maryam dalam Al-Qur’an juga menjadi pengingat tentang kekuatan dan kesabaran seorang ibu saat menghadapi persalinan. Doa dalam Surat Ali Imran ayat 35 yang memohon agar anak dalam kandungan menjadi hamba yang saleh sering diamalkan untuk memohon kemudahan dan keselamatan ibu serta bayi.
Selain doa-doa tersebut, ibu hamil dan suami dianjurkan memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur’an, serta bertawakal kepada Allah SWT agar diberikan ketenangan dan kelancaran saat persalinan berlangsung.















