72% Negara Catat Pelanggaran Hak Karyawan Meningkat Tajam

Atika Larasati

alarm-dunia-kerja!-pelanggaran-hak-karyawan-meningkat-di-72%-negara
Alarm Dunia Kerja! Pelanggaran Hak Karyawan Meningkat di 72% Negara

Jakarta – Pelanggaran hak pekerja di dunia dilaporkan semakin meningkat di tengah ketidakpastian kondisi global yang makin tinggi. Organisasi serikat pekerja terbesar dunia, International Trade Union Confederation (ITUC), mengungkapkan bahwa “penindasan” terhadap hak-hak pekerja semakin dalam, bahkan terjadi di negara-negara yang dianggap stabil seperti Prancis dan Amerika Serikat (AS).

Menurut ITUC, sekitar 72% dari 151 negara yang disurvei menolak akses pekerja terhadap keadilan. Pihak berwenang di sekitar 50% negara juga menangkap atau menahan pekerja pada tahun lalu.

Sekretaris Jenderal ITUC, Luc Triangle, menyatakan, “Krisis hak-hak pekerja tidak lagi terbatas pada pinggiran, kini berada di jantung demokrasi.”

Indeks ITUC menemukan bahwa hak untuk mogok dilanggar di 87% negara, sementara hak untuk melakukan perundingan kolektif dibatasi di 80% negara. AS masuk dalam daftar pantauan ITUC dengan peringkat empat untuk “pelanggaran hak secara sistemik”. Peringkat Prancis turun menjadi tiga dari dua, meskipun negara tersebut secara historis memiliki kehadiran serikat pekerja yang kuat.

Argentina dan Panama masuk dalam daftar 10 negara terburuk dalam hal pelanggaran hak pekerja, bergabung dengan Belarusia, Ekuador, Mesir, Eswatini, Myanmar, Nigeria, Tunisia, dan Turki. Triangle menambahkan, “Eropa dan AS mencatat peringkat rata-rata terburuk mereka sejak indeks dimulai pada tahun 2014,” sambil mencatat peningkatan penggunaan pengawasan digital untuk memantau dan mengintimidasi karyawan.

Laporan ITUC mengecam apa yang disebut sebagai “kudeta miliarder” yang didukung oleh para pemimpin sayap kanan dan otoriter untuk membatalkan hak-hak pekerja demi memaksimalkan keuntungan. Semakin sedikit negara yang berkonsultasi dengan organisasi buruh sebelum memberlakukan undang-undang ketenagakerjaan baru.

Triangle menegaskan, “Pemerintah gagal melindungi kaum pekerja, dan dalam banyak kasus secara aktif melemahkan mereka dan mengakibatkan serangan terkoordinasi terhadap demokrasi.”

ITUC telah menyusun indeks tahunan ini sejak 2014 dengan memberi peringkat kepada 151 negara berdasarkan puluhan kriteria yang merujuk pada konvensi Organisasi Buruh Internasional (ILO).

Popular Post

Mood Daily

Kamu Benar Mencintainya ? Ini Tanda Ketulusanmu !

Femalers – Perempuan yang benar tulus mencintai pasanganya memiliki cara tertentu untuk menjalin hubungan. Kesetiaan dalam suatu hubungan merupakan sesuatu ...

FashionOOTD

Nama Fashion Style yang Wajib Kamu Ketahui !

Femalers – Sejak dahulu gaya fashion merupakan trend yang paling cepat mengalami perubahan seiring berjalannya waktu. Dari tahun ke tahun ...

BeautyMake Up

Eyelash Extension dan Eyelash Lifting? Apa Bedanya?

Femalers – Setiap wanita pasti ingin mempunyai bulu mata yang tebal dan lentik. Berkembanglah trend eyelash extension dan juga eyelash ...

BeautySkin Care

Kulit Kusam Bikin Muram, Atasi Dengan Cara Sederhana Ini !

Femalers – Wajah kusam disebabkan oleh berbagai hal sederhana yang sering kali terlupakan oleh banyak orang. Penyebabnya adalah kosmetik yang ...

KarirMahMud

Karir atau Rumah Tangga? Bagaimana Menyeimbangkan Keduanya?

Femalers – Zaman sekarang ialah zaman emansipasi wanita, yang dimana wanita dapat mengenyam pendidikan dan juga berkarir. Banyak wanita yang ...

BeautyMake Up

Kesalahan Saat Bermake-Up? Apa Saja?

Femalers – Wanita pasti ingin tampil cantik dan menarik di depan banyak orang. salah satu penunjang kecantikan wanita ialah make ...

Tinggalkan komentar