Awas! Uni Eropa Larang Kuteks Gel Beracun Ini

Ikhwan

awas!-uni-eropa-sudah-larang-jenis-kuteks-gel-ini,-mengandung-“racun”
Awas! Uni Eropa Sudah Larang Jenis Kuteks Gel Ini, Mengandung “Racun”

Jakarta – Penggunaan kuteks gel menjadi sorotan setelah Uni Eropa mengeluarkan regulasi terkait kandungan bahan kimia di dalamnya. Meskipun bukan larangan total, regulasi ini memicu kekhawatiran di kalangan pengguna.

Isu yang beredar menyebutkan bahwa kuteks gel dilarang karena kandungan kimianya bersifat karsinogenik atau dapat memicu kanker. Namun, faktanya, Uni Eropa melarang penggunaan trimethylbenzoyl diphenylphosphine oxide (TPO) dalam produk kuteks. Regulator Eropa mengklasifikasikan TPO sebagai “racun reproduksi”.

Kuteks gel populer karena memberikan efek tahan lama dan berkilau melalui proses pengeringan menggunakan sinar UV. TPO sendiri berfungsi sebagai fotoinisiator yang merespons cahaya dan membantu cat kuku mengering di bawah sinar UV.

Pejabat Kepala Ilmuwan Environmental Working Group, David Andreas, menjelaskan bahwa produk yang mengandung TPO umumnya digunakan di salon karena memerlukan lampu kuku dengan sinar UV untuk mengeringkan gel. “Uni Eropa telah melarang penggunaan TPO baik di rumah maupun di tempat kerja karena kekhawatiran toksisitas reproduksi,” kata Andreas, dikutip dari CNN International, Sabtu (6/9/2025). Ia menambahkan, “Studi toksisitas yang dilakukan pada hewan menunjukkan kelainan testis dan penurunan kesuburan.”

Menanggapi isu ini, Ahli Kimia Kosmetik dan Instruktur Tambahan di James L. Winkle College of Pharmacy, Universitas Cincinnati, mengimbau agar pengguna kuteks gel tidak panik, namun tetap kritis sebagai konsumen. “Beberapa merek sudah mulai mempertimbangkan reformulasi, dan beberapa merek sudah menggunakan fotoinisiator alternatif. Jadi, ada pilihan tanpa TPO. Namun, ketika Anda pergi ke salon, Anda tidak selalu bisa melihat label produk yang Anda gunakan. Jadi, Anda harus bertanya di salon,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Dokter Spesialis Kulit dan Pendiri Eden Skin Clinic, dr. Ameesha Mahajan, mengungkapkan bahwa penggunaan jangka panjang kuteks gel berisiko terhadap kesehatan. Kandungan solven kimia, akrilat, hingga photoinitiator dapat memicu iritasi, alergi, bahkan kerusakan kuku.

Ameesha menjelaskan, TPO masuk kategori Carcinogenic, Mutagenic, atau Reprotoxic (CMR), yang berarti berpotensi karsinogenik, dapat memengaruhi kesuburan, bahkan membahayakan janin. “Studi menunjukkan TPO dapat menimbulkan alergi kulit, sensitisasi, hingga efek toksik pada sistem reproduksi,” kata Ameesha, dikutip dari Wolipop.

Popular Post

Mood Daily

Kamu Benar Mencintainya ? Ini Tanda Ketulusanmu !

Femalers – Perempuan yang benar tulus mencintai pasanganya memiliki cara tertentu untuk menjalin hubungan. Kesetiaan dalam suatu hubungan merupakan sesuatu ...

FashionOOTD

Nama Fashion Style yang Wajib Kamu Ketahui !

Femalers – Sejak dahulu gaya fashion merupakan trend yang paling cepat mengalami perubahan seiring berjalannya waktu. Dari tahun ke tahun ...

BeautyMake Up

Eyelash Extension dan Eyelash Lifting? Apa Bedanya?

Femalers – Setiap wanita pasti ingin mempunyai bulu mata yang tebal dan lentik. Berkembanglah trend eyelash extension dan juga eyelash ...

KarirMahMud

Karir atau Rumah Tangga? Bagaimana Menyeimbangkan Keduanya?

Femalers – Zaman sekarang ialah zaman emansipasi wanita, yang dimana wanita dapat mengenyam pendidikan dan juga berkarir. Banyak wanita yang ...

BeautySkin Care

Kulit Kusam Bikin Muram, Atasi Dengan Cara Sederhana Ini !

Femalers – Wajah kusam disebabkan oleh berbagai hal sederhana yang sering kali terlupakan oleh banyak orang. Penyebabnya adalah kosmetik yang ...

BeautyMake Up

Kesalahan Saat Bermake-Up? Apa Saja?

Femalers – Wanita pasti ingin tampil cantik dan menarik di depan banyak orang. salah satu penunjang kecantikan wanita ialah make ...

Tinggalkan komentar