Jakarta – Asam urat tinggi dapat menyebabkan nyeri pada sendi dan berpotensi mengganggu fungsi ginjal dalam jangka panjang. Selain pengobatan medis, menjaga gaya hidup sehat termasuk konsumsi buah-buahan menjadi salah satu cara mengatasi asam urat.
Guru Besar Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University, Prof Ahmad Sulaeman, menyatakan nanas memiliki khasiat dalam menangkal asam urat. “Nanas mengandung vitamin C yang dapat membantu menurunkan kadar asam urat dalam darah serta enzim bromelain yang bersifat antiinflamasi sehingga membantu meredakan peradangan dan nyeri sendi,” ujarnya.
Prof Ahmad menambahkan, kandungan air nanas yang tinggi juga membantu hidrasi dan mendukung proses pembuangan asam urat melalui urin. Selain vitamin C, nanas mengandung mineral penting seperti kalium, magnesium, dan potasium yang berperan dalam menjaga keseimbangan cairan, fungsi otot, dan kesehatan tulang.
Enzim bromelain dalam nanas dikenal memiliki sifat antiinflamasi yang dapat mempercepat pemulihan setelah cedera dan bermanfaat bagi penderita gangguan sendi dan asam urat. Nanas juga berpotensi membantu pengendalian kadar gula darah berkat kombinasi serat, antioksidan, dan senyawa bioaktif di dalamnya.
Selain bromelain, nanas mengandung fitokimia seperti alkaloid dan senyawa fenolik yang meskipun jumlahnya kecil, tetap memberikan kontribusi terhadap efek antioksidan dalam tubuh.
Prof Ahmad menyebutkan, produksi nanas yang melimpah di Indonesia tidak hanya berpotensi sebagai komoditas ekspor, tetapi juga sebagai bagian dari strategi peningkatan konsumsi buah lokal. Nanas dapat dikonsumsi langsung maupun diolah menjadi jus, campuran salad, bahan masakan, hingga selai.
“Di tengah tren gaya hidup sehat dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pangan bergizi, nanas berpeluang menjadi salah satu buah unggulan nasional yang tidak hanya kuat secara produksi, tetapi juga kaya manfaat kesehatan,” tutup Prof Ahmad.
Indonesia tercatat sebagai produsen nanas terbesar di dunia dengan produksi lebih dari 3,2 juta ton per tahun, mengungguli negara-negara tropis lain di Asia, Amerika Latin, dan Afrika.















