Jakarta – Kesehatan Putri Mahkota Norwegia, Mette-Marit, dilaporkan terus memburuk. Hal ini diungkapkan oleh sang suami, Haakon Magnus, yang menyatakan bahwa kondisi istrinya yang telah berjuang melawan fibrosis paru kronis sejak 2018 mengalami penurunan.
Haakon mengaku khawatir dengan kondisi Mette-Marit saat memberikan keterangan kepada wartawan pada 26 Mei 2026. Ia menyebutkan bahwa enam bulan terakhir kondisi sang istri cukup baik, namun penyakit tersebut memiliki fase yang berubah-ubah.
Belakangan, Mette-Marit beberapa kali terlihat menggunakan selang oksigen saat menghadiri acara publik kerajaan. Saat ditanya mengenai kemungkinan transplantasi paru-paru, Haakon menyatakan bahwa keputusan tersebut sepenuhnya berada di tangan tim dokter.
Haakon menegaskan, “Kondisi kesehatan istriku memang mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir.” Meski demikian, keluarga kerajaan Norwegia terus berupaya menjalani situasi tersebut sebaik mungkin.
Haakon dan Mette-Marit menikah pada 2001 dan dikaruniai dua anak, Putri Ingrid Alexandra dan Pangeran Sverre Magnus. Mette-Marit juga memiliki seorang putra dari hubungan sebelumnya, Marius Borg Høiby.
Di tengah perjuangan kesehatan Mette-Marit, ia juga menghadapi tekanan akibat kasus hukum yang menjerat putranya. Pada 3 Februari lalu, Høiby menyatakan tidak bersalah atas empat dakwaan pemerkosaan serta tuduhan merekam perempuan tanpa persetujuan.
Secara keseluruhan, Høiby menghadapi 38 dakwaan terkait dugaan pelecehan seksual dan kekerasan yang melibatkan sejumlah perempuan. Mahkamah Agung Norwegia pekan lalu menolak permintaannya untuk tinggal bersama ibunya di kediaman kerajaan Skaugum sambil menunggu putusan pada 15 Juni mendatang.
Haakon menyampaikan simpati kepada seluruh pihak yang terdampak kasus tersebut dan menegaskan keyakinannya bahwa proses hukum akan berjalan secara tertib, adil, dan sesuai aturan hukum Norwegia.
Selain itu, Mette-Marit sempat menjadi sorotan karena namanya tercantum dalam dokumen investigasi terkait pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein. Dalam wawancara emosional dengan media Norwegia NRK pada Maret lalu, ia membantah melakukan kesalahan terkait hubungannya dengan Epstein.
Mette-Marit mengaku menyesal tidak memeriksa latar belakang Epstein secara lebih mendalam sebelum bertemu dengannya pada 2013. Namun, ia menegaskan, “Saya tidak melakukan tindakan kriminal apa pun,” dan menyatakan kemarahan karena para korban Epstein belum mendapatkan keadilan sepenuhnya.
Di sisi lain, keluarga kerajaan Norwegia juga menghadapi persoalan kesehatan lainnya. Ratu Sonja baru-baru ini membatalkan agenda resmi setelah mengalami gangguan irama jantung, sementara Raja Harald V beberapa kali dirawat akibat operasi kaki, Covid-19, hingga pemasangan alat pacu jantung.
Pada Februari 2026, Raja Harald sempat dirawat di rumah sakit karena infeksi dan dehidrasi saat berlibur di Tenerife. Meski Haakon beberapa kali menjalankan tugas sebagai kepala negara sementara, Raja Harald menegaskan belum memiliki rencana turun takhta dan akan tetap menjalankan tugasnya seumur hidup sesuai sumpah kepada parlemen Norwegia.















