Jakarta – Keberhasilan menyusui hingga usia dua tahun menjadi pencapaian yang membanggakan bagi seorang ibu. Hal ini diungkapkan oleh Afifah Yusuf, yang merasa haru dan bangga berhasil menyusui dan menyapih kedua anaknya selama dua tahun.
Afifah Yusuf, penyanyi sekaligus putri dari Hetty Koes Endang, membagikan kisah perjuangannya melalui unggahan di Instagram. “Hari ini official aku lulus menyapih setelah hampir dua tahun menyusui untuk kedua kalinya,” ujarnya dalam sebuah video Reels.
Ibu dua anak ini mengakui bahwa menjadi ibu penuh dengan perasaan campur aduk. “Sebenarnya jadi ibu itu banyak banget alamin mix feeling. Misalnya aku pas pertama kalinya punya anak, aku nggak tahu sejauhmana aku bisa menyusui. Tapi aku fight sebisa aku,” katanya.
Afifah juga mengungkapkan bahwa perjuangan menyusui secara penuh tidak mudah, terutama di awal masa menyusui. Ia mengalami berbagai masalah seperti rasa sakit, demam, luka, hingga pembengkakan pada payudara. “Tapi percayalah bahwa ini juga mengajarkan aku kesadaran, ngajarin aku komitmen, ngajarin aku mengenai cinta,” tambahnya.
Salah satu momen yang tak terlupakan bagi Afifah adalah saat ia harus pulang dari Labuan Bajo setelah bekerja sambil terus memompa ASI meski dalam kondisi sulit. “Aku fight untuk pulang dalam perjalanan jauh… setiap jam di kala aku merasa ada sebuah sinyal aku harus pumping, aku pumping,” ceritanya.
Afifah menilai perjuangan menyusui adalah hal yang patut diapresiasi, apapun metode yang digunakan. “Buat siapa pun di luar sana yang menyusui mau kalian pumping atau kalian beri anak-anak kalian sufor atau apa pun itu, menurut gue kalian itu keren banget,” ujarnya.
Menyusui hingga proses menyapih memang bukan waktu yang singkat dan setiap ibu memiliki tantangan serta cara tersendiri dalam menghadapinya. Secara umum, pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama sangat dianjurkan karena ASI menyediakan nutrisi dan dukungan kekebalan tubuh yang dibutuhkan bayi.
Setelah enam bulan, bayi mulai membutuhkan nutrisi tambahan yang tidak bisa dipenuhi hanya dengan ASI, sehingga makanan padat mulai diperkenalkan secara bertahap. Menunda pemberian makanan pendamping lebih dari enam bulan dapat meningkatkan risiko penyakit akut dan kronis.
Terdapat beberapa metode penyapihan yang bisa dipilih, antara lain penyapihan tradisional dengan memberikan makanan halus menggunakan sendok, baby led weaning yang membiarkan bayi makan sendiri makanan padat, dan metode kombinasi yang menggabungkan keduanya.
Dalam proses menyapih, disarankan untuk melakukannya secara perlahan dan stabil dengan menghilangkan satu sesi menyusui atau memompa ASI setiap dua hingga lima hari. Selain itu, mempersingkat sesi menyusui dan memperpanjang jeda antar sesi juga dapat membantu. Banyak orang tua memilih memulai penyapihan di siang hari karena bayi cenderung mencari kenyamanan menyusu saat tidur atau malam hari. Saat menghilangkan sesi menyusui, disarankan menggantinya dengan ASI perah atau alternatif lain sesuai usia bayi.
Kisah Afifah Yusuf menjadi inspirasi bagi para ibu yang tengah berjuang menyusui dan menyapih anaknya, menunjukkan bahwa perjuangan tersebut adalah bentuk cinta dan komitmen seorang ibu dalam memberikan yang terbaik bagi buah hatinya.















