Hindari 5 Kebiasaan Ini Agar Jantungmu Tetap Sehat

Atika Larasati

jangan-lakukan-5-kebiasaan-ini-di-pagi-hari-kalau-mau-jantung-sehat
Jangan Lakukan 5 Kebiasaan Ini di Pagi Hari Kalau Mau Jantung Sehat

Jakarta – Kebiasaan yang dilakukan pada pagi hari ternyata memiliki dampak signifikan terhadap kesehatan jantung. Jam-jam pertama setelah bangun tidur menjadi periode di mana sistem kardiovaskular bekerja paling keras karena tubuh bertransisi dari kondisi istirahat menuju aktivitas penuh.

Dokter spesialis jantung sekaligus pendiri Laguna Institute of Functional Medicine, Sanjay Bhojraj, menjelaskan bahwa pada pagi hari kadar hormon kortisol meningkat, tekanan darah naik, dan variabilitas denyut jantung menurun. “Sejumlah penelitian menunjukkan risiko kejadian kardiovaskular seperti serangan jantung dan kematian jantung mendadak cenderung mencapai puncaknya dalam beberapa jam pertama setelah bangun tidur,” ujarnya.

Karena itu, Sanjay menilai apa yang dikonsumsi, diminum, hingga tingkat stres yang dialami pada pagi hari memiliki pengaruh besar. Ia mengaku memiliki sejumlah kebiasaan yang selalu dihindari sebelum pukul 09.00 pagi setelah lebih dari dua dekade berpraktik sebagai ahli jantung.

Kebiasaan pertama yang dihindarinya adalah mengonsumsi minuman kopi manis dengan tambahan perasa. “Satu gelas latte besar dapat mengandung 30 hingga 50 gram gula bahkan sebelum makan utama,” katanya. Lonjakan gula darah yang cepat dapat memicu peningkatan insulin dan berkontribusi terhadap stres metabolik jangka panjang. Selain itu, minuman manis juga membuat seseorang cepat merasa lapar kembali.

Kebiasaan kedua yang dihindari adalah mengonsumsi pastry saat sarapan, seperti croissant, muffin, atau danish. Makanan ini umumnya terdiri dari karbohidrat olahan dan lemak jenuh dengan kandungan serat dan protein yang minim. “Kombinasi tersebut menyebabkan lonjakan gula darah cepat diikuti penurunan energi dalam waktu singkat, yang tidak ideal bagi kesehatan jantung,” jelasnya.

Sanjay juga menghindari konsumsi daging olahan seperti bacon, sosis, dan ham saat sarapan. Produk ini tinggi sodium, lemak jenuh, dan sering mengandung bahan pengawet seperti nitrat. Ia menegaskan konsumsi sesekali tidak masalah, namun risiko kesehatan meningkat jika dikonsumsi setiap pagi dalam jangka panjang.

Selain itu, ia melarang konsumsi minuman energi yang mengandung kadar kafein dan gula tinggi serta zat stimulan tambahan. “Kandungan tersebut dapat meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah, bahkan memicu gangguan irama jantung pada sebagian orang, terutama jika diminum segera setelah bangun tidur,” katanya.

Sanjay juga tidak menyarankan memulai hari tanpa makan, terutama jika disertai stres dan konsumsi kafein. Ia sering menemui pasien yang hanya mengandalkan adrenalin, minum kopi saat perut kosong, langsung membaca email pekerjaan, dan mengonsumsi obat tanpa makanan. Kondisi ini membuat sistem saraf terlalu terstimulasi dan kadar gula darah berfluktuasi tajam sebelum pukul 10 pagi.

Menurutnya, seiring bertambahnya usia, tubuh menjadi kurang toleran terhadap perubahan ekstrem tersebut. Oleh karena itu, rutinitas pagi yang mencakup hidrasi, nutrisi cukup, dan waktu adaptasi dengan aktivitas harian dapat membantu tubuh bekerja lebih optimal.

Untuk menjaga kesehatan jantung, Sanjay menerapkan pola sarapan sederhana yang berfokus pada protein, serat, dan hidrasi. Menu favoritnya antara lain telur dengan buah, keju cottage dengan beri dan kenari, yogurt Yunani, atau oatmeal dengan biji chia. Ia juga membiasakan minum air putih sebelum kopi karena kafein sebaiknya tidak menjadi sinyal pertama yang diterima tubuh saat memulai hari.

Selain pola makan, ia menekankan pentingnya menjaga sistem saraf tetap tenang di pagi hari. Aktivitas sederhana seperti bernapas perlahan selama beberapa menit, berjemur di bawah sinar matahari pagi, melakukan peregangan, atau berjalan kaki singkat dapat membantu tubuh bertransisi lebih baik menuju aktivitas harian.

Meski demikian, Sanjay mengingatkan masyarakat untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum melakukan perubahan besar pada pola makan atau rutinitas harian. Ia menegaskan bahwa pagi yang terburu-buru dan penuh tekanan dapat memengaruhi fisiologi tubuh, sehingga memulai hari dengan lebih tenang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kesehatan jantung.

Popular Post

Mood Daily

Kamu Benar Mencintainya ? Ini Tanda Ketulusanmu !

Femalers – Perempuan yang benar tulus mencintai pasanganya memiliki cara tertentu untuk menjalin hubungan. Kesetiaan dalam suatu hubungan merupakan sesuatu ...

FashionOOTD

Nama Fashion Style yang Wajib Kamu Ketahui !

Femalers – Sejak dahulu gaya fashion merupakan trend yang paling cepat mengalami perubahan seiring berjalannya waktu. Dari tahun ke tahun ...

BeautyMake Up

Eyelash Extension dan Eyelash Lifting? Apa Bedanya?

Femalers – Setiap wanita pasti ingin mempunyai bulu mata yang tebal dan lentik. Berkembanglah trend eyelash extension dan juga eyelash ...

BeautySkin Care

Kulit Kusam Bikin Muram, Atasi Dengan Cara Sederhana Ini !

Femalers – Wajah kusam disebabkan oleh berbagai hal sederhana yang sering kali terlupakan oleh banyak orang. Penyebabnya adalah kosmetik yang ...

KarirMahMud

Karir atau Rumah Tangga? Bagaimana Menyeimbangkan Keduanya?

Femalers – Zaman sekarang ialah zaman emansipasi wanita, yang dimana wanita dapat mengenyam pendidikan dan juga berkarir. Banyak wanita yang ...

BeautyMake Up

Kesalahan Saat Bermake-Up? Apa Saja?

Femalers – Wanita pasti ingin tampil cantik dan menarik di depan banyak orang. salah satu penunjang kecantikan wanita ialah make ...

Tinggalkan komentar