Seoul – Sejumlah selebritas Korea Selatan menjadi sorotan saat pelaksanaan pemilihan umum lokal pada Rabu (3/6/2026) waktu setempat. Personel BTS, aktor drama Korea, hingga presenter televisi terlihat mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) untuk menggunakan hak pilih mereka.
Anggota BTS, Kim Seok-jin atau Jin, menjadi pusat perhatian setelah memberikan suaranya di TPS Hannam-dong 3, Distrik Yongsan, Seoul. Jin datang di tengah jadwal padat bersama BTS yang baru saja menyelesaikan tur dunia “Arirang” di Amerika Utara dan dijadwalkan tampil kembali di Busan pada 12-13 Juni.
Media Korea melaporkan Jin mengenakan pakaian kasual abu-abu dan topi hitam saat mencoblos. Pilihan busana sederhana ini dianggap sebagai upaya menghindari interpretasi politik selama masa pemilu. Setelah memberikan suara, Jin menyapa media dan melambaikan tangan kepada penggemar. Ia juga berkelakar, “Jangan ambil fotoku, aku belum mandi.”
Rapper Woo Won-jae juga memberikan suara di TPS yang sama dan berfoto di depan papan penunjuk lokasi. Selain itu, pasangan aktor musikal Son Jun-ho dan Kim So-hyun datang bersama putra mereka. Kim So-hyun mengunggah foto keluarga di Instagram dan menyatakan mereka mengajak anaknya agar memahami pentingnya partisipasi demokrasi.
Presenter televisi Jang Sung-kyu mengunggah foto bersama anaknya di depan TPS dan berharap pejabat terpilih dapat bekerja demi masa depan anak-anak Korea Selatan. Aktor Yoon Jong-hoon yang dikenal lewat drama The Penthouse: War in Life juga mengajak masyarakat yang belum memberikan suara untuk datang ke TPS melalui media sosial.
Aktris Park Si-eun bersama suaminya, aktor Jin Tae-hyun, membagikan momen setelah mencoblos melalui Instagram Story. Pemilu lokal Korea Selatan tahun ini telah membuka pemungutan suara awal pada 29-30 Mei. Hingga Rabu sore, tingkat partisipasi pemilih dilaporkan telah melampaui 57% dari total pemilih yang memenuhi syarat.
Kehadiran para selebritas di TPS menjadi perhatian publik sekaligus menunjukkan bagaimana figur publik di Korea Selatan menggunakan pengaruh mereka untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi.















