Singapura – Pendapatan supir bus di Singapura dinilai cukup kompetitif dengan rencana kenaikan gaji mulai tahun depan. Di negara tersebut terdapat empat operator bus utama, yaitu SBS Transit, SMRT Buses, Go-Ahead Singapore, dan Tower Transit Singapore, yang masing-masing memiliki kebijakan gaji berbeda.
Mengutip laman Dollar and Sense, SBS Transit menawarkan gaji tertinggi mencapai SG$4.500 (Rp 62 juta) untuk supir bus lokal, termasuk paket insentif perekrutan dan pelatihan hingga SG$25 ribu (Rp 345 juta). Sementara itu, supir bus di SMRT bisa mendapatkan gaji bulanan hingga SG$4.000 (Rp 55,2 juta) dengan bonus mencapai SG$30 ribu (Rp 414 juta) bagi warga negara Singapura dan penduduk tetap.
Operator Go-Ahead Singapore menyatakan bahwa supir bus mereka menerima gaji bulanan SG$4.200 (Rp 57,9 juta) dengan bonus perekrutan hingga SG$20 ribu (Rp 276 juta).
Kebijakan baru yang akan diterapkan pada 2027 mendatang akan menaikkan pendapatan awal supir bus sebesar SG$450 (Rp 6,2 juta) per bulan untuk karyawan lokal baru. Dana tersebut berasal dari pemerintah melalui kesepakatan antara Land Transport Authority (LTA), National Transport Workers’ Union (NTWU), dan keempat operator bus.
Selain itu, bonus perekrutan juga akan meningkat sebesar SG$2.000 (Rp 27,6 juta). Sebagian besar supir bus lokal baru pada 2027 diperkirakan akan menerima gaji bulanan lebih dari SG$4.000, yang sudah termasuk gaji pokok, lembur, tunjangan, dan bonus.
Supir bus, yang disebut kapten bus di Singapura, bertugas memastikan pengangkutan penumpang tepat waktu dan aman sepanjang rute yang ditentukan. Mereka juga harus siap bekerja dengan jam kerja panjang, termasuk shift pagi, larut malam, dan akhir pekan.
Selain mengemudi, para supir bus juga memberikan layanan pelanggan kepada penumpang yang membutuhkan bantuan, terutama pengguna transportasi umum.















