Jakarta – Pemerintah berencana mengalihkan seluruh pasokan Minyakita ke pasar rakyat agar masyarakat lebih mudah mengakses bahan pangan dengan harga terjangkau. Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan, “Jadi, sekarang tidak ada lagi Minyakita untuk bantuan pangan. Semua akan didistribusikan ke pasar rakyat sehingga masyarakat mudah untuk mendapatkan Minyakita.”
Upaya ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga sejumlah komoditas pokok yang sangat dibutuhkan keluarga sehari-hari. Budi menegaskan pemerintah terus berkoordinasi dengan produsen dan distributor, termasuk Perum Bulog dan ID FOOD, guna memastikan distribusi Minyakita sampai ke pasar rakyat.
Ke depan, bantuan pangan akan lebih bervariasi menyesuaikan kondisi harga pasar. Contohnya, jika harga telur turun drastis, pasokan telur dapat diserap untuk bantuan pangan. “Misalnya telur lagi turun bisa aja telur untuk bantuan pangan. Kemudian juga yang tadi kerja sama dengan MBG. Tidak hanya telur, kebutuhan pokok yang nanti turun misalnya ayam ya. Ayam kalau harga turun juga bisa diserap MBG,” jelas Budi.
Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok. Jika ada komoditas yang harganya anjlok di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET), pemerintah akan langsung menyerapnya melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).















