Jakarta – Pantai Punta Molentis di Pulau Sardinia, Italia, memberlakukan larangan penggunaan payung bagi pengunjung berusia 10 hingga 65 tahun. Hanya keluarga dengan anak di bawah 10 tahun dan lansia di atas 65 tahun yang mendapat pengecualian.
Larangan ini diterapkan untuk mencegah kepadatan payung yang menghambat evakuasi darat saat kebakaran hutan terjadi tahun lalu. Seorang juru bicara pemerintah kota Villasimius menjelaskan, “Karena kebakaran itu dan kesulitan mengevakuasi pantai akibat banyaknya payung, pemerintah kota menetapkan aturan ini.” Selain itu, area ini melarang tempat wisata pantai berbayar sehingga payung yang dipasang berdekatan menghalangi akses dan pemandangan laut.
Kebijakan ini menuai beragam reaksi dari pengunjung, mulai dari sarkasme hingga kritik. Seorang netizen menulis, “Hari yang indah di pantai berakhir dengan 20 jam di ruang gawat darurat karena luka bakar.”
Pantai Punta Molentis sendiri baru dibuka kembali setelah tutup sejak Juli 2025 akibat kebakaran hutan besar. Pihak berwenang memberlakukan aturan ketat untuk melindungi keindahan alam di kawasan konservasi tersebut. Dewan setempat menyatakan, “Perlu membatasi dampak manusia dan memastikan perlindungan warisan ini untuk generasi mendatang.”
Di tempat lain, Pantai Jesolo dekat Venesia mengurangi jumlah tempat berjemur dan payung sebanyak 20.000 unit untuk memberi ruang lebih bagi pengunjung. Kenaikan biaya sewa kursi dan payung di klub pantai privat juga mendorong warga Italia beralih ke pantai umum yang tidak berbayar.
Data dari lembaga perlindungan konsumen Italia, Altroconsumo, menunjukkan harga sewa dua kursi pantai dan satu payung naik sekitar 24 persen dalam lima tahun terakhir, termasuk kenaikan 6 persen dalam setahun terakhir. Akibatnya, banyak pengunjung memilih pantai umum sebagai alternatif.















