Remaja Rentan Saraf Kejepit? Ini Kebiasaan Sepele Pemicunya

Diah Wahyuni

4-kebiasaan-sepele-yang-ternyata-pemicu-saraf-kejepit
4 Kebiasaan Sepele yang Ternyata Pemicu Saraf Kejepit

Jakarta – Kebiasaan-kebiasaan sepele seperti duduk terlalu lama di depan gadget, postur tubuh yang salah, kurang aktivitas fisik, hingga olahraga berlebihan tanpa teknik yang benar ternyata dapat memicu saraf kejepit pada remaja. Kondisi ini terjadi akibat adanya tekanan pada saraf oleh jaringan sekitarnya, seperti otot, ligamen, bantalan tulang belakang, atau tulang itu sendiri.

Dokter spesialis ortopedi tulang belakang Eka Hospital BSD, Asrafi Rizki Gatam, mengungkapkan bahwa tren terbaru menunjukkan peningkatan jumlah remaja yang mengalami saraf kejepit. “Remaja sekarang makin sulit diajak aktif. Teknologi seperti gadget membuat mereka lebih banyak diam, tidak mau beranjak. Tanpa disadari, otot-otot di sekitar tulang belakang mengecil karena tidak terlatih,” ujarnya dalam temu media di kawasan Bintaro, beberapa waktu lalu.

Saraf kejepit pada remaja seringkali disebabkan oleh gaya hidup dan kebiasaan yang dianggap remeh. Berikut adalah beberapa kebiasaan sepele yang dapat memicu saraf kejepit pada remaja:

Pertama, duduk terlalu lama di depan gadget. Aktivitas seperti belajar daring, bermain gim, atau menggulir media sosial dapat membuat remaja duduk dalam posisi yang sama selama berjam-jam. Tanpa jeda untuk bergerak atau meregangkan tubuh, tekanan pada tulang belakang akan meningkat dan berpotensi menjepit saraf.

Kedua, postur duduk yang salah. Kebiasaan duduk dengan punggung bungkuk atau membungkuk saat menggunakan ponsel dapat menyebabkan distribusi tekanan yang tidak merata pada tulang belakang.

Ketiga, kurang aktivitas fisik. Gaya hidup sedentari menyebabkan otot-otot penyangga tulang belakang melemah. Otot yang lemah tidak dapat menopang struktur tubuh dengan baik, sehingga meningkatkan risiko saraf kejepit.

Keempat, olahraga berlebihan tanpa teknik yang benar. Meskipun olahraga penting, gerakan ekstrem atau teknik yang salah, terutama saat mengangkat beban atau berlari tanpa pemanasan, dapat memicu cedera dan tekanan pada saraf.

Saraf kejepit sendiri dapat memicu rasa nyeri, kesemutan, hingga mati rasa. Penyebab saraf kejepit di tulang belakang adalah akibat herniasi atau penonjolan diskus tulang belakang yang menekan saraf di sekitarnya.

Popular Post

Mood Daily

Kamu Benar Mencintainya ? Ini Tanda Ketulusanmu !

Femalers – Perempuan yang benar tulus mencintai pasanganya memiliki cara tertentu untuk menjalin hubungan. Kesetiaan dalam suatu hubungan merupakan sesuatu ...

FashionOOTD

Nama Fashion Style yang Wajib Kamu Ketahui !

Femalers – Sejak dahulu gaya fashion merupakan trend yang paling cepat mengalami perubahan seiring berjalannya waktu. Dari tahun ke tahun ...

BeautyMake Up

Eyelash Extension dan Eyelash Lifting? Apa Bedanya?

Femalers – Setiap wanita pasti ingin mempunyai bulu mata yang tebal dan lentik. Berkembanglah trend eyelash extension dan juga eyelash ...

KarirMahMud

Karir atau Rumah Tangga? Bagaimana Menyeimbangkan Keduanya?

Femalers – Zaman sekarang ialah zaman emansipasi wanita, yang dimana wanita dapat mengenyam pendidikan dan juga berkarir. Banyak wanita yang ...

BeautySkin Care

Kulit Kusam Bikin Muram, Atasi Dengan Cara Sederhana Ini !

Femalers – Wajah kusam disebabkan oleh berbagai hal sederhana yang sering kali terlupakan oleh banyak orang. Penyebabnya adalah kosmetik yang ...

BeautyMake Up

Kesalahan Saat Bermake-Up? Apa Saja?

Femalers – Wanita pasti ingin tampil cantik dan menarik di depan banyak orang. salah satu penunjang kecantikan wanita ialah make ...

Tinggalkan komentar