Mexico City – Shakira tampil memukau dengan membawakan lagu “Dai Dai” pada pembukaan Piala Dunia di Mexico City. Selain Shakira, sejumlah nama besar lain seperti BTS dan Madonna juga dikabarkan akan tampil di panggung turnamen tersebut. Hal ini memicu spekulasi mengenai besarnya honor yang mereka terima.
Mengutip Times of India, ketiga artis tersebut tidak akan menerima bayaran sepeser pun meski menjadi penampil utama di half-time show Piala Dunia. Berdasarkan laporan dari berbagai sumber internal yang terafiliasi dengan Global Citizen dan The New York Times, ketiga musisi papan atas tersebut memilih menyumbangkan waktu dan penampilan mereka demi tujuan amal.
Acara half-time show pertama dalam sejarah Piala Dunia ini dirancang untuk mendukung FIFA Global Citizen Education Fund, sebuah gerakan sosial yang menargetkan pengumpulan dana sebesar US$ 100 juta untuk akses pendidikan dan olahraga anak-anak di seluruh dunia.
Keputusan FIFA untuk tidak memberikan bayaran kepada artis pembuka atau penampil utama bukan hal baru di dunia pertunjukan megah. Langkah ini mengadopsi model yang sudah lama diterapkan oleh kompetisi sepak bola Amerika, NFL, dalam acara Super Bowl Halftime Show.
Sebelumnya, nama-nama besar seperti Kendrick Lamar (2025) hingga Bad Bunny (2026) juga tampil di ajang Super Bowl tanpa menerima bayaran langsung. Logika di balik sistem ini sangat sederhana, yaitu eksposur global jauh lebih berharga daripada tarif manggung.
Final Piala Dunia diperkirakan akan menyedot perhatian ratusan juta hingga miliaran pasang mata di seluruh dunia, yang secara otomatis akan melambungkan angka streaming, penjualan album, serta popularitas global sang artis.
Shakira, yang membawakan lagu tema Piala Dunia terbarunya, “Dai Dai,” bukan sosok asing di panggung ini. Ia pernah membawakan lagu “Waka Waka” di turnamen 2010 di Afrika Selatan.
Madonna, di usia 67 tahun, akan merilis album studio ke-15-nya, “Confessions II,” pada 3 Juli. Sementara BTS, yang sedang menjalani tur dunia dengan 85 konser, akan melakukan comeback penuh setelah menyelesaikan wajib militer di Korea Selatan.
FIFA juga mengonfirmasi bahwa pertunjukan tersebut akan mendukung Dana Pendidikan Warga Global FIFA, yang bertujuan mengumpulkan US$ 100 juta untuk proyek pendidikan anak-anak di seluruh dunia.















