Jakarta – Minat pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikan ke Korea Selatan terus meningkat. Data menunjukkan jumlah mahasiswa Indonesia yang menempuh studi di Korea naik hampir dua kali lipat dalam satu dekade terakhir, dari 1.353 orang pada 2016 menjadi 2.446 orang pada 2025.
Peningkatan ini menjadi latar belakang penyelenggaraan STUDY IN KOREA Education Fair in Indonesia 2026. Acara yang digelar oleh National Institute for International Education (NIIED) di bawah Kementerian Pendidikan Korea Selatan bersama Korean Education Center (KEC) in Indonesia ini berlangsung di SMESCO Indonesia, Jakarta, pada 23-24 Mei 2026.
Pameran pendidikan tersebut bertujuan memberikan informasi komprehensif kepada pelajar, orang tua, dan pemangku kepentingan pendidikan mengenai peluang kuliah di Korea Selatan. Informasi yang disampaikan meliputi program studi, beasiswa, proses penerimaan mahasiswa, hingga kehidupan mahasiswa internasional di Korea Selatan.
Direktur Korean Education Center in Indonesia menyatakan, “Indonesia menjadi salah satu pasar penting bagi pendidikan tinggi Korea karena memiliki populasi usia muda yang besar dan minat studi luar negeri yang terus berkembang.”
Sebanyak 53 universitas dan lembaga pendidikan Korea berpartisipasi dalam pameran ini. Mereka membuka stan informasi dan menyediakan konsultasi satu lawan satu bagi calon mahasiswa Indonesia yang ingin melanjutkan studi ke Korea.
Konsultasi yang diberikan mencakup informasi jurusan, beasiswa, persyaratan masuk universitas, serta gambaran kehidupan sehari-hari selama menempuh pendidikan di Korea Selatan. Panitia juga menyediakan layanan penerjemahan di setiap stan untuk memudahkan komunikasi.
Selain pameran pendidikan, acara ini juga menjadi ajang memperkuat kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Korea Selatan. Pada hari pertama, penyelenggara menggelar kuliah khusus mengenai pendidikan bahasa Korea sebagai bahasa asing kedua dalam kurikulum pendidikan menengah Indonesia serta sesi diskusi dengan pihak sekolah.
Pada hari kedua, pembahasan difokuskan pada perkembangan Korean Studies, pendidikan bahasa Korea di Indonesia, serta peluang studi di Korea yang melibatkan perwakilan perguruan tinggi dari kedua negara.
Acara juga menghadirkan Study in Korea Talk Concert yang menampilkan para alumni penerima beasiswa Global Korea Scholarship (GKS). Dalam sesi tersebut, alumni berbagi pengalaman mengenai persiapan beasiswa, pemilihan jurusan, kehidupan kampus di Korea, hingga perjalanan karier setelah lulus.
Ke depan, NIIED dan KEC Indonesia menyatakan akan terus memperluas akses informasi bagi calon mahasiswa internasional melalui sistem terpadu Study in Korea, pameran pendidikan daring dan luring, serta berbagai program dukungan dan beasiswa bagi mahasiswa asing yang ingin menempuh pendidikan di Korea Selatan.















