Waspada! Mikroplastik Ancam Kesuburan Pria, Jumlah Sperma Menurun

Devi Rizky

waspada!-paparan-mikroplastik-bisa-kurangi-jumlah-sperma-pria
Waspada! Paparan Mikroplastik Bisa Kurangi Jumlah Sperma Pria

Jakarta – Studi terbaru mengungkap adanya korelasi antara paparan mikroplastik dengan penurunan kadar testosteron, yang berpotensi mengganggu proses pembentukan sperma. Temuan ini menambah daftar panjang kekhawatiran terkait dampak partikel plastik berukuran sangat kecil yang terhirup dan masuk ke dalam tubuh manusia.

Penelitian menunjukkan bahwa jumlah sperma di seluruh dunia mengalami penurunan sekitar 1% per tahun dalam 50 tahun terakhir, seiring dengan penurunan tingkat kesuburan manusia.

Dr. Shanna Swan, profesor kedokteran lingkungan dan kesehatan masyarakat di Fakultas Kedokteran Icahn di Mount Sinai, New York City, menjelaskan bahwa faktor lingkungan memainkan peran signifikan dalam penurunan ini. “Penurunan tersebut sebagian besar disebabkan oleh racun di lingkungan yang dapat mengganggu hormon steroid,” ujarnya.

Swan dan timnya menerbitkan meta-analisis pada tahun 2017 yang menunjukkan penurunan jumlah sperma hampir 60% di antara pria di Amerika Utara, Eropa, dan Australia antara tahun 1973 dan 2011. Penelitian ini kemudian diperluas hingga tahun 2018 dengan memasukkan data dari Afrika, Asia, dan Amerika Selatan. Hasilnya, kata Swan, lebih mengejutkan.

“Kami memisahkan negara-negara tersebut menjadi negara-negara Barat dan non-Barat untuk tujuan analisis, dan di keduanya kami menemukan penurunan yang signifikan. Dan hal lain yang kami temukan, yang setidaknya sama mengkhawatirkannya, adalah jika Anda melihat semua studi yang dilakukan sejak tahun 1973, Anda akan melihat penurunan sebesar 1% per tahun. Namun, jika Anda melihat studi yang diterbitkan setelah tahun 2000, Anda akan melihat penurunan lebih dari 2%,” ungkap Swan. Ia menambahkan, “Jadi, tingkat penurunan telah meningkat, dan telah meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir.”

Peringatan dari Swan ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang dampak toksisitas kimia terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. Laporan dari Deep Science Ventures sebelumnya juga menyoroti bahwa polusi kimia merupakan ancaman serius yang kurang mendapat perhatian dibandingkan perubahan iklim.

Swan menyoroti adanya hubungan kuat antara zat aditif pada plastik dan penurunan jumlah sperma, seiring dengan peningkatan penggunaan plastik sejak sekitar tahun 1950.

Ftalat, bahan kimia yang ditambahkan ke plastik untuk fleksibilitas, dan bisfenol, yang membuat plastik keras, menjadi perhatian utama. “Ftalat menurunkan testosteron dan bisfenol meningkatkan estrogen,” jelas Swan.

Efek zat-zat kimia pengganggu endokrin ini sangat terasa pada janin dan embrio yang sedang berkembang. Penelitian sebelumnya oleh Swan menunjukkan bahwa paparan ftalat pada bayi laki-laki yang belum lahir dapat menyebabkan kelainan ringan pada perkembangan seksual, termasuk sindrom ftalat yang meliputi penis yang lebih kecil, jarak antara alat kelamin dan anus yang lebih pendek, dan jumlah sperma yang lebih rendah setelah anak mencapai kematangan seksual.

Swan menekankan perlunya tindakan terkait penggunaan bahan tambahan plastik dan mendesak pengembangan pengganti yang lebih aman. “Sementara itu, orang-orang bisa berhati-hati. Anda bisa menggunakan kembali bahan-bahan. Mereka harus memperhatikan apa yang mereka gunakan dalam wadah makanan siap saji dan membawa botol kaca kecil untuk membeli minuman. Ini sangat penting,” pungkasnya.

Popular Post

Mood Daily

Kamu Benar Mencintainya ? Ini Tanda Ketulusanmu !

Femalers – Perempuan yang benar tulus mencintai pasanganya memiliki cara tertentu untuk menjalin hubungan. Kesetiaan dalam suatu hubungan merupakan sesuatu ...

FashionOOTD

Nama Fashion Style yang Wajib Kamu Ketahui !

Femalers – Sejak dahulu gaya fashion merupakan trend yang paling cepat mengalami perubahan seiring berjalannya waktu. Dari tahun ke tahun ...

BeautyMake Up

Eyelash Extension dan Eyelash Lifting? Apa Bedanya?

Femalers – Setiap wanita pasti ingin mempunyai bulu mata yang tebal dan lentik. Berkembanglah trend eyelash extension dan juga eyelash ...

KarirMahMud

Karir atau Rumah Tangga? Bagaimana Menyeimbangkan Keduanya?

Femalers – Zaman sekarang ialah zaman emansipasi wanita, yang dimana wanita dapat mengenyam pendidikan dan juga berkarir. Banyak wanita yang ...

BeautySkin Care

Kulit Kusam Bikin Muram, Atasi Dengan Cara Sederhana Ini !

Femalers – Wajah kusam disebabkan oleh berbagai hal sederhana yang sering kali terlupakan oleh banyak orang. Penyebabnya adalah kosmetik yang ...

BeautyMake Up

Kesalahan Saat Bermake-Up? Apa Saja?

Femalers – Wanita pasti ingin tampil cantik dan menarik di depan banyak orang. salah satu penunjang kecantikan wanita ialah make ...

Tinggalkan komentar